KK13 SMK AS-SYUKRON LIMBANGAN
1. Jelaskan
manfaat OS Jaringan !
Sistem
operasi merupakan suatu komponen penting dalam membangun suatu jaringan, karena
sistem operasi jaringan berfungsi sebagai pembentuk pola operasi jaringan.
Setidaknya terdapat tiga macam sistem operasi jaringan untuk bentuk konektivitas Peer to Peer (Windows 3.X, 9.X, Me, dan Novell Netware Lite), File Server (Novell Netware 1.x), dan Client Server (Novell Netware 3.x, Windows NT, XP, Unix, Linux), dan masih banyak sistem operasi yang lainnya.
Sistem operasi jaringan yang baik harus memiliki fasilitas-fasilitas penting seperti: File and directory services, System fault tolerance, Disk caching, Transaction Tracking System (TTS), Security, Resource sharing, Remote access, Bridges, Gateways, Interoperability, Special servers, Sofware management tools.
Berikut ini adalah beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari sebuah Sistem Operasi jaringan, khususnya untuk pengelolaan sistem–sistem, seperti:
Setidaknya terdapat tiga macam sistem operasi jaringan untuk bentuk konektivitas Peer to Peer (Windows 3.X, 9.X, Me, dan Novell Netware Lite), File Server (Novell Netware 1.x), dan Client Server (Novell Netware 3.x, Windows NT, XP, Unix, Linux), dan masih banyak sistem operasi yang lainnya.
Sistem operasi jaringan yang baik harus memiliki fasilitas-fasilitas penting seperti: File and directory services, System fault tolerance, Disk caching, Transaction Tracking System (TTS), Security, Resource sharing, Remote access, Bridges, Gateways, Interoperability, Special servers, Sofware management tools.
Berikut ini adalah beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari sebuah Sistem Operasi jaringan, khususnya untuk pengelolaan sistem–sistem, seperti:
·
Distributed
Processing: Seluruh program terdistribusi dan diproses pada memori workstation.
·
Directory
Caching: Directory entry table akan dicopykan ke RAM server.
·
Directory
Hashing: Sistem operasi jaringan akan membuat index dari direktory entry table.
·
File
Allocation Table Caching: Sistem operasi jaringan akan menyimpan FAT untuk
seluruh drive ke dalam RAM file server.
·
File
Caching: Sekali file dibaca dari disk, sistem operasi jaringan akan menyimpan
file tersebut di dalam RAM.
·
Pengaturan
Elevator Seeking: Head baca tulis Hardisk berjalan mengakses file dalam arah
lintasnya secara elevator seeking sehingga menambah troughput sebesar 50%.
Untuk
mengelola suatu jaringan diperlukan adanya sistem operasi jaringan. Sistem
operasi jaringan dibedakan menjadi dua berdasarkan tipe jaringannnya, yaitu:
sistem operasi berbasis client-server dan sistem operasi jaringan berbasis peer
to peer.
Manfaat Sistem Operasi
Sistem
operasi terdistribusi memiliki manfaat dalam banyak sistem dan dunia komputasi
yang luas. Manfaat-manfaat ini termasuk dalam sharing resource, waktu komputasi
dan komunikasi.
·
Shared
Resource
Walaupun
perangkat sekarang sudah memiliki kemampuan yang cepat dalam prosesproses
komputasi, atau misal dalam mengakses data, tetapi pengguna masih saja
menginginkan sistem berjalan dengan lebih cepat. Apabila hardware terbatas,
kecepatan yang diinginkan user dapat di atasi dengan menggabung perangkat yang
ada dengan sistem DOS.
·
Manfaat
Komputasi
Salah satu
keunggulan sistem operasi terdistribusi ini adalah bahwa komputasi berjalan
dalam keadaan paralel. Proses komputasi ini dipecah dalam banyak titik, yang
mungkin berupa komputer pribadi, prosesor tersendiri, dan kemungkinan perangkat
prosesorprosesor yang lain. Sistem operasi terdistribusi ini bekerja baik dalam
memecah komputasi ini dan baik pula dalam mengambil kembali hasil komputasi
dari titik-titik cluster untuk ditampilkan hasilnya.
·
Reliabilitas
Fitur unik
yang dimiliki oleh DOS ini adalah reliabilitas. Berdasarkan design dan
implementasi dari design sistem ini, maka hilangnya satu node tidak akan
berdampak terhadap integritas sistem. Hal ini berbeda dengan PC, apabila ada
salah satu hardware yang mengalami kerusakan, maka sistem akan berjalan tidak
seimbang, bahkan system bisa tidak dapat berjalan atau mati.
·
Komunikasi
Sistem
operasi terdistribusi berjalan dalam jaringan dan biasanya melayani koneksi
jaringan. Sistem ini umumnya digunakan user untuk proses networking. User dapat
saling bertukar data, atau saling berkomunikasi antar titik baik secara LAN
maupun WAN.
2. Jelaskan
OS jaringan GUI dan CLI !
ü
GUI (Graphics User Interface)
GUI adalah tipe antarmuka yang
digunakan oleh pengguna untuk berinteraksi dengan sistem operasi melalui
gambar-gambar grafik, ikon, menu, dan menggunakan perangkat penunjuk (pointing
device) seperti mouse atau track ball. Elemen-elemen utama dari GUI bisa
diringkas dalam konsep WIMP (window, icon, menu, pointing device).
Sebuah sistem operasi dianggap bagus jika tampilan luarnya (GUI-nya) bagus, walaupun komponen sistem operasi tidak hanya GUI saja. Jadi, penilaian terhadap sebuah sistem operasi tidak bisa hanya dari satu komponen saja. Hal ini dikarenakan GUI adalah kesan pertama pengguna dengan sistem operasi itu. Setiap pengembang sistem operasi berlomba-lomba mengembangkan GUI-nya dengan keunggulannya masing-masing.
Sebuah sistem operasi dianggap bagus jika tampilan luarnya (GUI-nya) bagus, walaupun komponen sistem operasi tidak hanya GUI saja. Jadi, penilaian terhadap sebuah sistem operasi tidak bisa hanya dari satu komponen saja. Hal ini dikarenakan GUI adalah kesan pertama pengguna dengan sistem operasi itu. Setiap pengembang sistem operasi berlomba-lomba mengembangkan GUI-nya dengan keunggulannya masing-masing.
ü
CLI ( Commend Line Interface)
CLI adalah tipe antarmuka dimana
pengguna berinteraksi dengan sistem operasi melalui text terminal. Pengguna
menjalankan perintah dan program di sistem operasi tersebut dengan cara
mengetikkan barisbaris tertentu.
Meskipun memiliki konsep yang sama, tiap-tiap sistem operasi memiliki nama atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya. UNIX memberi nama CLI-nya sebagai bash, ash, ksh, dan lain sebagainya. Microsoft Disk Operating System (MS-DOS) memberi namacommand.com atau Command Prompt. Sedangkan pada Windows Vista, Microsoft menamakannya PowerShell. Pengguna Linux mengenal CLI pada Linux sebagai terminal, sedangkan pada Apple namanya adalah commandshell.
Meskipun memiliki konsep yang sama, tiap-tiap sistem operasi memiliki nama atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya. UNIX memberi nama CLI-nya sebagai bash, ash, ksh, dan lain sebagainya. Microsoft Disk Operating System (MS-DOS) memberi namacommand.com atau Command Prompt. Sedangkan pada Windows Vista, Microsoft menamakannya PowerShell. Pengguna Linux mengenal CLI pada Linux sebagai terminal, sedangkan pada Apple namanya adalah commandshell.







0 Response to "KK13 SMK AS-SYUKRON LIMBANGAN"
Posting Komentar