Makalah KK15 "Mendesain Keamanan Jaringan"SMK AS-SYUKRON LIMBANGAN



Makalah
Mendesain Keamanan Jaringan







Disusun Oleh             :
Wini Setiani
XII-TKJ



SMK AS-SYUKRON













KATA PENGANTAR

Puji syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah Swt karena atas limpahan rahmat dan hidayah_Nyalah sehingga kami dapat menyelesaikan Makalah Desain Keamanan Jaringan.
Terimakasih kami haturkan kepada kedua Orang Tua kami yang selalu menjadi penyemangat kami,yang selalu meneteskan embun kesejukan dihati kami dengan ribuan doanya yang tiada pernah terhenti disaat kami lelah dan putus asa.
Demikianlah sekapur sirih dari kami, apabila ada tutur kata yang tidak berkenan di hati pembaca mohon di maafkan sebagaimana kami hanyalah manusia biasa yang tak pernah luput dari kesalahan. Kesempurnaan hanya milik Allah. Semoga makalah ini dapat bermanfaat baik bagi kita semua. Amin

Limbangan, 27 November 2015



Penyusun



Wini Setiani
131410031



























DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..................................................................................................... i
DAFTAR ISI.................................................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN............................................................................................. 1
1.1 Latar Belakang.......................................................................................................... 1
1.2 Tujuan....................................................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN MATERI KK15................................................................... 2
2.1 SISTEM KEAMANAN JARINGAN...................................................................... 3
Pengertian Firewall.........................................................................................................4
Tipe Firewall...................................................................................................................6
Cara kerja Firewall..................................................................................................... 9
BAB III PENUTUP..................................................................................................... 10
2.2Kesimpulan ........................................................................................................... 10
2.3 Saran.....................................................................................................................10












BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Jaringan komputer dapat saling berhubungan dengan komputer lain dengan cara menghubungkan protocol satu dengan protocol lain yang dibaca sebagai alamat oleh system,pada suatu jaringan satu komputer dengan komputer lain dapat saling berbagi dan bertukar informasi berupa gambar,text ataupun suara dengan cara melewati lalu lintas jaringan yang menghubungkan komputer satu dan lainnya. Jaringan komputer selain memiliki banyak kelebihan yang dapat mempermudah pekerjaan, juga memiliki ancaman yang dapat mengganggu jalannya arus data yang menghubungkan satu komputer dengan komputer lain yang terhubung pada jaringan tersebut.Ancaman yang dapat menyerang jaringan komputer bisa dari masalah internal maupun external.
Sering kali diabaikan oleh kita pentingnya keamanan jaringan guna melindungi data yang kita punya,Oleh karenanya pada jaringan komputer kita juga memerlukan proteksi guna melindungi data yang kita punya agar tidak terserang virus dan semacamnya.
Firewall adalah sebuah sistem atau perangkat yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang tidak aman. Umumnya, sebuah firewall diimplementasikan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada pintu gerbang (gateway) antara jaringan lokal dan jaringan lainnya. Firewall umumnya juga digunakan untuk mengontrol akses terhadap siapa saja yang memiliki akses terhadap jaringan pribadi dari pihak luar. Saat ini, istilah firewall menjadi istilah generik yang merujuk pada sistem yang mengatur komunikasi antar dua jaringan yang berbeda.
C.    Tujuan
1.      Mengetahui apa itu Firewall
2.      Memahami fungsi Firewall
3.      Mengetahui cara kerja Firewall














BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Konsep Keamanan Jaringan
Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer otonom yang saling terhubung melalui media komunikasi dengan menggunakan protokol sebagai identitas setiap komputer yang terhubung pada jaringan tersebut . Manfaat jaringan komputer antara lain adalah memungkinkan pemakaian bersama  atas sumber daya yang ada. Sumber daya dalam hal ini dapat berupa perangkat keras, perangkat lunak dan data atau informasi. Manfaat lainnya adalah untuk berkomunikasi, meningkatkan kehandalan dan ketersediaan sistem.

v  Pengertian Firewall
Firewall  merupakan suatu sistem proteksi untuk melaksanakan pengawasan lalu lintas paket data menuju atau meninggalkan sebuah jaringan computer sehingga paket data yang telah diperiksa dapat diterima, ditolak atau bahkan dimodifikasi terlebih dahulu sebelum memasuki atau meninggalkan jaringan tersebut. Firewall memprotieksi suatu jaringan komputer dari hal-hal yang membahayakannya. 
v  Arsitektur Firewall
Ada beberapa arsitektur firewall. Pada artikel ini hanya akan dijelaskan beberapa diantaranya, yaitu : dual-homed host architecture, screened host architecture, dan screened subnet architecture.
1. Arsitektur Dual-Homed Host
Arsitektur Dual-home host dibuat disekitar komputer dual-homed host, yaitu komputer yang memiliki paling sedikit dua interface jaringan. Untuk mengimplementasikan tipe arsitektur dual-homed host, fungsi routing pada host ini di non-aktifkan. Sistem di dalam firewall dapat berkomunikasi dengan dual-homed host dan sistem di luar firewall dapat berkomunikasi dengan dual-homed host, tetapi kedua sistem ini tidak dapat berkomunikasi secara langsung.
Dual-homed host dapat menyediakan service hanya dengan menyediakan proxy pada host tersebut, atau dengan membiarkan user melakukan logging secara langsung pada dual-homed host. 
2. Arsitektur Screened Host
Arsitektur screened host menyediakan service dari sebuah host pada jaringan internal dengan menggunakan router yang terpisah. Pada arsitektur ini, pengamanan utama dilakukan dengan packet filtering. 
Bastion host berada dalam jaringan internal. Packet filtering pada screening router dikonfigurasi sehingga hanya bastion host yang dapat melakukan koneksi ke Internet (misalnya mengantarkan mail yang datang) dan hanya tipe-tipe koneksi tertentu yang diperbolehkan. Tiap sistem eksternal yang mencoba untuk mengakses sistem internal harus berhubungan dengan host ini terlebih dulu. Bastion host diperlukan untuk tingkat keamanan yang tinggi. 
3. Arsitektur Screened Subnet
Arsitektur screened subnet menambahkan sebuah layer pengaman tambahan pada arsitekture screened host, yaitu dengan menambahkan sebuah jaringan perimeter yang lebih mengisolasi jaringan internal dari jaringan Internet.
Jaringan perimeter mengisolasi bastion host sehingga tidak langsung terhubung ke jaringan internal. Arsitektur screened subnet yang paling sederhana memiliki dua buah screening router, yang masing-masing terhubung ke jaringan perimeter. Router pertama terletak di antara jaringan perimeter dan jaringan internal, dan router kedua terletak di antara jaringan perimeter dan jaringan eksternal (biasanya Internet).
Untuk menembus jaringan internal dengan tipe arsitektur screened subnet, seorang intruder harus melewati dua buah router tersebut sehingga jaringan internal akan relatif lebih aman.
D.    Klasifikasi Firewall
1.      Personal Firewall
Personal Firewall didesain untuk melindungi sebuah komputer yang terhubung ke jaringan dari akses yang tidak dikehendaki. Firewall jenis ini akhir-akhir ini berevolusi menjadi sebuah kumpulan program yang bertujuan untuk mengamankan komputer secara total, dengan ditambahkannya beberapa fitur pengaman tambahan semacam perangkat proteksi terhadap virus, anti-spyware, anti-spam, dan lainnya.
2.      Network Firewall
Network Firewall didesain untuk melindungi jaringan secara keseluruhan dari berbagai serangan. Umumnya dijumpai dalam dua bentuk, yakni sebuah perangkat terdedikasi atau sebagai sebuah perangkat lunak yang diinstalasikan dalam sebuah server. Contoh dari firewall ini adalah Microsoft Internet Security and Acceleration Server (ISA Server), Cisco PIX, Cisco ASA, IPTables dalam sistem operasi GNU/Linux, pf dalam keluarga sistem operasi Unix BSD, serta SunScreen dari Sun Microsystems, Inc. yang dibundel dalam sistem operasi Solaris. Network Firewall secara umum memiliki beberapa fitur utama, yakni apa yang dimiliki oleh personal firewall (packet filter firewall dan stateful firewall), Circuit Level Gateway, Application Level Gateway, dan juga NAT Firewall. Network Firewall umumnya bersifat transparan (tidak terlihat) dari pengguna dan menggunakan teknologi routing untuk menentukan paket mana yang diizinkan, dan mana paket yang akan ditolak.
E.     Teknik Yang Digunakan Oleh Firewall
1.Service control (kendali terhadap layanan)
2.Direction Conrol (kendali terhadap arah)
3.User control (kendali terhadap pengguna)
4.Behavior Control (kendali terhadap perlakuan)
F.     Fungsi Firewall
1.   Mengatur dan mengontrol lalu lintas jaringan
2.      Melakukan autentikasi
3.    Melindungi sumber daya dalam jaringan privat
4.      Koneksi dan Keadaan Koneksi
5.      Proses inspeksi Paket
6.      Stateful Packet Inspection

v  Cara Kerja Firewall

Firewall pada dasarnya merupakan penghalang antara komputer Anda (atau jaringan) dan Internet (luar dunia). Firewall bisa diumpamakan dengan seorang penjaga keamanan yang berdiri di pintu masuk rumah kita (satpam) yang bertugas menyaring pengunjung yang datang ke tempat kita, Dia mungkin mengizinkan beberapa pengunjung untuk masuk sementara,menyangkal orang lain yang ia sangka penyusup. Demikian pula firewall adalah sebuah program perangkat lunak atau perangkat keras yang menyaring informasi (paket) yang datang melalui internet ke komputer pribadi anda atau jaringan komputer.
Firewall dapat memutuskan untuk mengizinkan atau memblokir lalu lintas jaringan antara perangkat berdasarkan aturan yang pra-dikonfigurasi atau ditentukan oleh administrator firewall. Kebanyakan personal firewall seperti firewall Windows beroperasi pada seperangkat aturan pra-konfigurasi yang paling cocok dalam keadaan normal sehingga pengguna tidak perlu khawatir banyak tentang konfigurasi firewall.
v  Tipe-Tipe Firewall

1.      Packet-Filter Firewall
Pada bentuknya yang paling sederhana, sebuah firewall adalah sebuah router atau komputer yang dilengkapi dengan dua buah NIC (Network Interface Card, kartu antarmuka jaringan) yang mampu melakukan penapisan atau penyaringan terhadap paket-paket yang masuk. Perangkat jenis ini umumnya disebut dengan packet-filtering router.
.
2.      Circuit Level Gateway
Firewall jenis lainnya adalah Circuit-Level Gateway, yang umumnya berupa komponen dalam sebuah proxy server. Firewall jenis ini beroperasi pada level yang lebih tinggi dalam model referensi tujuh lapis OSI (bekerja pada lapisan sesi/session layer) daripada Packet Filter Firewall. Modifikasi ini membuat firewall jenis ini berguna dalam rangka menyembunyikan informasi mengenai jaringan terproteksi, meskipun firewall ini tidak melakukan penyaringan terhadap paket-paket individual yang mengalir dalam koneksi.
3.      Application Level Firewall
Firewall jenis lainnya adalah Application Level Gateway (atau Application-Level Firewall atau sering juga disebut sebagai Proxy Firewall), yang umumnya juga merupakan komponen dari sebuah proxy server. Firewall ini tidak mengizinkan paket yang datang untuk melewati firewall secara langsung. Tetapi, aplikasi proxy yang berjalan dalam komputer yang menjalankan firewall akan meneruskan permintaan tersebut kepada layanan yang tersedia dalam jaringan privat dan kemudian meneruskan respons dari permintaan tersebut kepada komputer yang membuat permintaan pertama kali yang terletak dalam jaringan publik yang tidak aman.
4.      NAT Firewall
NAT (Network Address Translation) Firewall secara otomatis menyediakan proteksi terhadap sistem yang berada di balik firewall karena NAT Firewall hanya mengizinkan koneksi yang datang dari komputer-komputer yang berada di balik firewall. Tujuan dari NAT adalah untuk melakukan multiplexing terhadap lalu lintas dari jaringan internal untuk kemudian menyampaikannya kepada jaringan yang lebih luas (MAN, WAN atau Internet) seolah-olah paket tersebut datang dari sebuah alamat IP atau beberapa alamat IP. NAT Firewall membuat tabel dalam memori yang mengandung informasi mengenai koneksi yang dilihat oleh firewall. Tabel ini akan memetakan alamat jaringan internal ke alamat eksternal. Kemampuan untuk menaruh keseluruhan jaringan di belakang sebuah alamat IP didasarkan terhadap pemetaan terhadap port-port dalam NAT firewall.
Lihat juga: Network Address Translation
5.      Stateful Firewall
Stateful Firewall merupakan sebuah firewall yang menggabungkan keunggulan yang ditawarkan oleh packet-filtering firewall, NAT Firewall, Circuit-Level Firewall dan Proxy Firewall dalam satu sistem. Stateful Firewall dapat melakukan filtering terhadap lalu lintas berdasarkan karakteristik paket, seperti halnya packet-filtering firewall, dan juga memiliki pengecekan terhadap sesi koneksi untuk meyakinkan bahwa sesi koneksi yang terbentuk tersebut diizinlan.
v  Kelebihan dan Kekurangan
Ø  Kelebihan FIREWALL
·         Lebih mudah di telusuri bila terjadi kesalahan konfigurasi karena firewall terbuat dalam versi bahasa script.
·         Router dapat dengan mudah memantau client.
·         Adanya default police yang memberikan keamanan dari serangan yang dapat merugikan.
·         Lebih mudah dalam maintance dan update.
·         Firewall dapat diterapkan pada perangkat jaringan biasa.

Ø  Kelemahan FIREWALL
1.    FIREWALL dapat ditembus dari luar .
2.    FIREWALL dapat ditembus dari dalam.

Bab III
2.2Kesimpulan
Firewall  merupakan suatu sistem proteksi untuk melaksanakan pengawasan lalu lintas
paket data menuju atau meninggalkan sebuah jaringan computer sehingga paket data
yang telah diperiksa dapat diterima, ditolak atau bahkan dimodifikasi terlebih dahulu
sebelum memasuki atau meninggalkan jaringan tersebut.
Firewall pada dasarnya merupakan penghalang antara komputer Anda (atau jaringan)
dan Internet (luar dunia). Firewall bisa diumpamakan dengan seorang penjaga keamanan
yang berdiri di pintu masuk rumah kita (satpam) yang bertugas menyaring pengunjung
yang datang ke tempat kita, Dia mungkin mengizinkan beberapa pengunjung untuk
masuk sementara,menyangkal orang lain yang ia sangka penyusup. Demikian pula
firewall adalah sebuah program perangkat lunak atau perangkat keras yang menyaring
informasi (paket) yang datang melalui internet ke komputer pribadi anda atau jaringan
komputer.

2.3Saran
Diharapkan para pembaca bisa memahami apa itu firewall dan bagaimana cara kerjanya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "Makalah KK15 "Mendesain Keamanan Jaringan"SMK AS-SYUKRON LIMBANGAN"

Posting Komentar

Free Website TemplatesFreethemes4all.comFree CSS TemplatesFree Joomla TemplatesFree Blogger TemplatesFree Wordpress ThemesFree Wordpress Themes TemplatesFree CSS Templates dreamweaverSEO Design